Verifikasi Metode Cu dengan menggunakan AAS Flame (APHA, 3111B 2005)

  1. Uji linieritas
  • buat deret larutan kerja 0,05; 1; 2; 3; 4; 6; 8 dan 10 mg/L yang diencerkan dari larutan induk 1000 mg/L (SRM tertelusur ke NIST)
  • analisis kadar Cu dengan AAS Flame pada panjang gelombang 324,7 nm

cupro2

kuva kalibrasi dari data di atas :

cukurvakal3

dari analisis tersebut dihasilkan r = 0,9961 (tidak memenuhi syarat linieritas dimana r harus mendekati 1) maka kita buang data yang menyebabkan kurva tidak linier .

cukurvlin2

culin3

berarti daerah linieritas kurva sampai dengan 4 mg/L

2. Verifikasi Presisi Alat AAS FLAMe (maaf merk n type ga bisa saya sebutkan)

  • Buat larutan standar Cu dengan konsentrasi 0,05; 0,1; 0,2; 0,4; 0,6; 0,8 dan 1,0 mg/L
  • analisis dengan AAS flame pada panjang gelombang 324,7 nm
  • Buat kurva kalibrasi dan hitung nilai sensitifitasnya
  • sensi
  • kcu

sensi1

  • dengan contoh perhitungan :

sensi2

rsd1rsd11

sensi31sensi42

3. Verifikasi Sensitifitas alat AAS Flame

sensi5

sensi-61

sensi7

4. Limit deteksi

sensi81

sensi9

About these ads

6 Responses to “Verifikasi Metode Cu dengan menggunakan AAS Flame (APHA, 3111B 2005)”


  1. 1 danker April 23, 2009 pukul 3:19 pm

    Teh Iya,
    Kapan kita perlu melakukan validasi suatu metode, dan kapan kita melakukan verifikasi metode ?
    Mengapa yang anda contohkan tsb di atas, parameter akurasi tidak diperiksa atau dihitung ?

    danker

  2. 2 iyakuyagaya April 23, 2009 pukul 7:09 pm

    Salah judul verifikasi harusnya … maaf .. kurang konsentrasi ….

    metode harus divalidasi bila metode tersebut bukan metode baku (metode standar seperti ASTM, APHA ) atau kita mengubah salah satu bagian dari metode tersebut, metode yang diterbitkan secara regional yang tidak menyantumkan data validasi seperti SNI , nanti saya juga berniat menayangkan metode yang saya modifikasi sehingga harus divalidasi

    verifikasi metode bila kita melakukan sesuai yang tertera pada metode tersebut walau langkahnya tetap sama juga

    masih bersambung mas apa mbak? .. belum beres recovery metode belum presisi metode juga belum maklum, masih belajar nge uploadnya – itu juga sehariaan … he..he…he … maklum pemula sih …. SABAR yah

  3. 3 widdi Mei 6, 2009 pukul 9:41 am

    Halo!
    kami lagi mau verifikasi metode analisa Sn. Sudah pernah nyoba pake flame, tapi ya gagal total….trus nyoba lagi pake HVG. CV hasil percobaan memenuhi syarat (dibandingkan 2/3 CV Horwitz). Ada metode lain?
    Makasih

  4. 4 iyakuyagaya Mei 6, 2009 pukul 10:08 am

    To widdi,

    kalo metodenya mencantumkan berapa presisi metodenya kita bandingkan ke presisi metode tersebut tapi bila tidak ada ya kita pake CV Horwitz di astm ada juga … tapi kalo mo dirunut hasilnya sama juga kok sama CV Horwitz

  5. 5 linda Desember 14, 2009 pukul 8:27 am

    Widdi ditempatku baru beli AAS……
    kalo cara menggunakannya saya sudah bisa.saya masih bingung tentang validasi metode, pengukurang ketidakpastian bagaimana caranya. mohon bantuannya. terima kasih

  6. 6 iyakuyagaya Maret 8, 2010 pukul 10:51 am

    Maaf saya meyra not widdi
    Kalo boleh tau parameter yang akan diperiksa apa yah
    nanti kita bahas bareng2


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: